Tampilkan postingan dengan label Music. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Music. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 Desember 2012

Review dan Download BLINK 182 - Dogs Eating Dogs EP (2012)




Awal November 2012, bukan hanya menjadi waktu perayaan 20 tahun eksistensi blink-182 di belantika musik dunia. Lebih dari itu mereka memutuskan untuk kembali menjadi band indie, dengan melepaskan diri dari embel-embel Interscope Records yang sejak album Dude Ranch mengawal lagu-lagu yang diciptakan oleh trio Mark, Tom, dan Travis. Untuk menandai kembalinya mereka ke ranah musik independent, lahirlah sebuah EP (Extended Project) bertajuk Dogs Eating Dogs. EP yang berisi lima lagu ini dikerjakan hanya dalam waktu satu bulan, dimulai awal November 2012 dan dirilis 18 Desember 2012. Sebuah tanda terlahirnya kembali blink-182.


Dogs Eating Dogs bukan sekedar proyek asal-asalan Tom, Mark, dan Travis yang berusaha untuk mendapatkan keuntungan komersial, pasca anjloknya respon pasar pada album Neighbrhoods. Album EP ini merupakan reinkarnasi blink-182. Di albumNeighborhoods, yang menjadi album perdana mereka setelah memutuskan reuni pada 2009, terdengar kurang ‘blink’. Kenapa? Karena dengan mudahnya pendengar bisa mengategorikan lagu-lagu yang ada berdasarkan side-project ketiga personil blink-182. Dan Dogs Eating Dogs membawa kembali rasa ‘blink’ yang sebenarnya. Tanpa dilebih-lebihkan ataupun kekurangan apapun.


Meskipun dirilis berdekatan dengan momen Natal dan Tahun Baru, EP yang satu ini sama sekali tidak bertemakan liburan. EP ini murni lagu-lagu baru blink-182 yang merupakan kelanjutan dari reformasi bermusik mereka. Mungkin kita bisa merasakan ‘aroma’ Natal pada hits single “Boxing Day”, akan tetapi lagu ini bukanlah lagu tentang perayaan itu. Kelima lagu dalam album ini lebih menyinggung berbagai macam rasa kehidupan, seperti cinta, optimisme, kesedihan, kesepian, dan perjuangan.


Dogs Eating Dogs dibuka oleh “When I Was Young”. Bila mendengarkan intronya, kita akan merasakan nuansa Angels & Airwaves-nya Tom. Namun tepat 43 detik intro mengalun, vocal fast-punk Tom menghantam. Di sinilah letak perbedaanya Tom di AVA dan Tom di blink. Bila di AVA kita lebih sering mendengar suara Tom yang mendayu-dayu, tetapi bersama blink Tom tetap mempertahankan sisi punk-nya. Track perdana ini mengisahkan nilai-nilai optimisme dalam hidup, layaknya ketika kita di masa muda yang selalu penuh semangat. Dalam lagu ini Tom mengajak kita untuk merenung, seberat apapun masalah yang kita alami, semua itu “doesn’t hurt that much”tambah Mark yang mengisi backing vokal. Nuansa punk masih terasa kental di lagu ini. Tempo drum, melodi gitar, dan ritme bass sangat sempurna berpadu kasih di lagu ini.


Track kedua memiliki judul yang sama dengan tajuk album ini, “Dogs Eating Dogs”. Mendengar intro lagu ini, akan sangat mengingatkan kita pada satu lagu dari album Self-titled blink-182, “Stockholm Syndrome”. Permainan variatif Travis pada drum, membawa lagu ini terdengar sangat kuat. Ditambah pula perpaduan vokal Mark yang mengisi verse dan bridge, dan Tom yang mengambil alih bagian refrain, menambah warna kebersamaan dari ketiga sahabat yang telah bersama nyaris dalam separuh masa hidup mereka. Lagu ini bertema tentang keputusasaan. Rasa putus asa itu pun terwakili dari musik yang mengiringi kata-kata dalam liriknya. Walaupun musik bertempo cepat, namun terasa muram dan gelap.


Bagi yang merindukan permainan solo bass Mark pada intro lagu blink-182, track ketiga “Disaster” akan memupus kerinduan itu. Diawali suara bass, lalu kocokan gitar Tom dan gema suara a la AVA menjadi komposisi intro dalam lagu ini. Lagi dan lagi, dalam EP ini Mark, Tom, dan Travis mengajak kita terlebih dahulu larut pada intro yang menenangkan, lalu sesaat kemudian memaksa kita untuk menghentakkan anggota tubuh untuk menikmati tempo cepat khas blink-182. Selanjutnya, suasana tenang kembali lagi pada interlude sebelum kita mencapai klimaks pada refrain terakhir. Epik. Sesuai dengan judulnya, “Disaster” merupakan teriakan atas segala ketakutan yang kita miliki sebagai manusia. Yang diumpamakan dengan bencana yang akan selalu membuat kita berduka.


Cukup dengan musik yang menghentak yang dipenuhi distorsi dan ketukan drum yang powerful. Track keempat, yang juga tak lain ialah hits single dalam EP ini, “Boxing Day” akan membawa kita berdendang dan menari dalam alunan musik akustik, yang dipadu drum elektrik. Setelah menanti sekian lama, akhirnya Tom cs. menghadirkan kembali sebuah lagu akustik. Terakhir blink-182 memiliki “What Went Wrong” atau “There Is” dari Box Car Racer (Tom dan Travis), yang bernuansa akustik dan muncul pada medio 2001. Berarti sudah lebih 10 tahun! Pada lagu ini Tom mengisi verse dan bridge, sedangkan Mark berkuasa pada reff. Lagu catchy yang satu ini terdengar ceria, meskipun sebenarnya lagu ini mengisahkan perasaan sedih yang disebabkan perginya sesuatu yang sangat kita idam-idamkan. Seperti kata Mark, “lagu ini menggambarkan perasaan setelah kita membuka semua kado Natal. Kita pasti akan bertanya, selanjutnya apa? Dan sangat menyedihkan saat kita tahu harus meninggalkan itu semua.” Lagu ini sangat cocok untuk siapapun yang ingin membawa kesedihannya dengan keceriaan.


Usai mendeskripsikan kelamnya hidup pada lagu-lagu sebelumnya, “Pretty Little Girl” track penutup EP ini merupakan lagu cinta. Namun, jangan membayangkan blink-182 menciptakan karya cinta yang galau dan mendayu-dayu. Memang ini lagu cinta, tapi cinta yang ‘berani’. Lagu ini mengisahkan bagaimana sulitnya mempertahankan cinta dengan pasangan kita. Tahun demi tahun yang kita jalani bersama bukanlah jaminan bahwa masalah dalam kebersamaan itu akan menghilang, bahkan semakin keras dan tangguh. Mempertahankan cinta lebih sulit dari sekedar mendapatkannya. Dengan lagu ini Tom ingin berbagi kisah kepada kita tentang kisah cintanya dengan sang istri, Jennifer DeLonge , yang telah menemaninya selama 19 tahun. Hadirnya rapper Yelawolf yang mengisi interlude menambah kaya nuansa pada lagu ini. Lagu pamungkas ini berhasil menutup kesan keseluruhan dari EP yang amat singkat ini, bahwa inilah warna blink-182 yang sekarang.


Setelah cukup agak kecewa dengan Neighborhoods yang terasa serba nanggung antara blink-182 atau side-project para personilnya, EP Dogs Eating Dogsmenghantarkan kembali warna blink-182 yang sempat menghilang. Lima lagu yang ada dalam EP ini merupakan kelanjutan dari proses pendewasaan dan keseriusan lagu-lagu yang hadir pada album Self-titled dan menyempurnakan Neighborhoods. Inilah musik blink-182 saat ini. Mereka menandakan bahwa musik telah berubah, layaknya kehidupan. Dengan usia yang nyaris 40 tahun, tidak logis lagi apabila mereka tetap menciptakan dan menyanyikan lagu tentang masa SMA dan lelucon toilet. Dengan sedikit berimajinasi, apa jadinya bila Jerry Finn masih menjadi bagian di balik layar album ini? Pasti ada rasa berbeda yang dibawa Finn, tanpa mengurangi keliaran kreatifitas Mark, Tom, dan Travis. Ya, inilah blink-182, bukan Angels & Airwaves, +44, ataupun Box Car Racer. Blink-182 yang telah menjadi veteran di musik punk, dan mengeksplorasi berbagai macam musik seperti alternative, hardcore, rock dan rap, tanpa meninggalkan akar pop punk mereka.


Dalam Dogs Eating Dogs kita juga mendengarkan kembali rasa vokal Tom yang blink. Permainan bass Mark yang lebih melodik, dan yang pasti kegilaan Travis yang semakin tak terjamah skil nya dibalik kemudi drum. Di album EP ini Tom lebih banyak mengambil bagian vokal, Mark lebih sering menjadi vokal pendamping tanpa satupun lagu yang ia nyanyikan penuh. Lirik yang jauh dewasa dan penuh makna, dan musik yang matang dan variatif membuat album ini akan sangat pantas mengisi salah satu kotak kado natal.


Silahkan download disini : Blink 182 - Dogs Eating Dogs EP (2012)
Terimakasih telah berkunjung, jangan lupa komen ya \m/

Selasa, 26 Juni 2012

Download Lagu Blink 182


Diskografi Blink 182


 





Cheshire Cat


Download
Ini adalah album pertama Blink (sebelum berganti nama menjadi Blink 182) dirilis tahun 1994, posisi Drummer masih diisi Scott Raynor. Bermaterikkan 16 lagu, disini Tom cs mulai dikenal seiring keluarnya single andalan dialbum ini ''M+M's''.




Dude Ranch

Downloadhttp://www.indowebster.com/download/files/blink_182_dude_ranch_1

Album ini mengawali debut pertama Travis di Blink 182. Dirilis tahun 1997, meski Scott sedikit banyak masih berperan di album ini (Wajahnya masih masuk dalam back cover album ini). Memiliki hits single ''Dammit'' dan ''Josie'' disamping 13 single yang lain.



Enema of the State

Download

Posisi Scott sepenuhnya diganti Travis, bermateri 12 single diantaranya 3 hit single ''What's My Age Again?'',''All the Small Things'' dan ''Adam's Song'', membuat Blink 182 sejajar dengan band sukses dunia lain. Album ini dirilis pada tahun 1999 dan terjual lebih dari 15 juta copy di Amerika dan jutaan di berbagai Negara yang lain sekaligus menjadi album tersukses Blink 182 dengan angka penjualan yang fantastis.



Take Off Your Pants and Jacket

Download

''The Rock Show'', ''Stay Together for the Kids'', dan ''First Date'' menjadi hits single album yang dirilis di tahun 2001. Album berisi 13 single ini masih berbenang merah musik pop punk ini sayangnya tidak sesukses album sebelumnya, dengan hanya terjual sebanyak 2 juta copy di Amerika.



Blink-182

Download

Berisi 14 lagu, dengan hits single ''Feeling This'' dan ''I Miss You''. Berdurasi secara keseluruhan 49:23, album ini dirilis tahun 2003. Album ini merupakan album terakhir mereka setelah memutuskan bubar di tahun 2005 (Sebelum akhirnya kembali di tahun 2008).



Neighborhoods

Download

Neighborhoods membuktikan 2 hal, kembalinya band asal California ini dan konsistensi luar biasa untuk tetap berkarya di Blink 182. Bermaterikan 10 buah single, album ini memiliki single '' Up All Night'' dan ''After Midnight''. Dirilis Tahun 2011, album inu masuk deretan album paling ditunggu-tunggu. (tepesick/berbagaisumber)

Sekian, maaf kalo ada info yang salah :)

Senin, 25 Juni 2012

Biografi Blink 182









tepesick - Blink muncul pada tahun 1992, 2 orang sahabat Tom Delonge (Gitar) dan Mark Hoppus (Bass) memiliki ide untuk membentuk band punk. Scott Raynor kemudian masuk dan mengisi posisi Drum. Awal dibentuk band ini hanya bernama Blink. Namun karena sudah dimiliki band pop asal Irlandia, dan mereka terpaksa harus mengubah nama menjadi Blink182. 182 diambil dari Turk 182, salah satu film popular yang dirilis tahun 1985.


Band ini muncul dengan warna baru musik Punk. Cheshire Cat (1994) menjadi album pertama mereka menggunakan namaBlink. M+M's menjadi single yang kemudian membuat nama Blink mulai dikenal. 3 tahun kemudian album kedua mareka Dude Ranch (1997) dirilis.

Sayangnya keluarnya album kedua, Blink 182 harus ditinggal sang drummer Scott. Posisi Scott kemudian diisi oleh Travis Barker. Bersama Travix, 3 album tercipta Enema of the State (1999), Take Off Your Pants and Jacket (2001) dan Blink 182 (2003). Selalu tampil staylist dan energik menjadi karakter band yang satu ini. Bahkan karena terlanjur menjadi trend center, dua personelnya bahkan memiliki brand pakaian, sepatu dan skateboard sendiri.

Tahun 2005 band ini resmi bubar. Namun, keputusan itu ditarik kembali stelah tahun 2009 mereka (kembali) melakukan reuni dengan mengeluarkan satu album baru yang dirilis tahun 2011 "Neighborhoods". Satu hal yang juga unik di band ini adalah lahir dua band dengan dua personel Blink 182. Box Car Racer yang digawangi 2 personel Blink 182 Tom Delonge dan Travis Barker ditambah David Kennedy, dan +44 yang digawangi (masih 2 personil band ini), Mark Hopuus dan Travis Barker ditambah Craig Fairbaugh dan Shane Gallagher.

Diluar dari dua band yang digawangi masing-masing dua personilnya, personil Blink 182 cukup produktif dengan side project mereka masing-masing. Sebut saja Mark Hoppus dengan +44, City (Comma) State, Motion City Soundtrack, All Time Low, New Found Glory, Good Charlotte, Simple Plan dan Less Than Jake. Tom Delonge dengan Angels & Airwaves dan Travis Barker dengan Expensive Taste, The Transplants dan The Suicide Machine.